Salam Sejahtera Untuk Wakil Rakyat
Menjadi rakyat kecil, ada banyak harapan terhadap wakil rakyat.
Kesejahteraan hidup rakyat merupakan tolok ukur bagi kesuksesan sesama.
Lebih-lebih yang mengatasnamakan diri sebagai wakil rakyat. Sadar atau tidak
segala sesuatunya memang harus dimulai dari diri sendiri. Namun dalam hal ini,
tentu butuh evaluasi dan kontrolisasi dari pihak terkait.
Kesejahteraan
hidup adalah cita-cita kita bersama. Bukan cita-cita rakyat kecil, bukan pula
para wakil rakyat. Karena itulah wakil rakyat perlu memberikan pelayanan sesuai
kebutuhan dan porsi masyarakat. Hal itu merupakan kewajiban. Keberpihakan atas
kepentingan pribadi itu sudah jauh dari norma aturan.
Saya termasuk
rakyat kecil, yang kebetulan memang berdomisili di desa yang katakanlah masih
jauh dari kemajuan. Sarana pendidikan pun untuk tingkat menengah, dan menengah
ke atas, masyarakat masih harus hijrah ke desa tetangga. Jadi, dalam hal kepemerintahan
katakanlah kami belum mengakses lebih jauh. Untuk itulah wakil rakyat
barangkali perlu meninjau langsung akan keberlangsungan dan perkembangan desa
setempat. Dan pengevaluasian aparat desa perlu lebih ditingkatkan.
Belum lama saya
merasakan bermasyarakat, tetapi sudah acap kali menemukan
kejanggalan-kejanggalan yang seharusnya tidak dijadikan kebudayaan. Bagaimana
bisa rakyat menjadi sejahtera, jika proses pemilihan wakil rakyat saja sudah
tidak dapat dipercaya kembali? Sedih rasanya ketika dimana-mana menyuarakan ‘uang sangat berkuasa’. Dalam artian bibit-bibit
korupsi dan penyuapan sudah menjadi budaya dikalangan minoritas. Apalagi
dikalangan mayoritas? Barangkali perlu tindak lanjut dan aturan tegas dalam
meminimalisir tindakan seperti yang tersebut.
Dengan munculnya
wajah baru wakil rakyat daerah di tahun 2014, semoga menjadi langkah baru untuk
mengemban amanah dan tugas sebaik-baiknya. Demi kesejahteraan hidup rakyat.
Atiqairiyah,
Dusun Mandala
Ketawang Karay Ganding
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Boleh komentar dengan cukup soapan